Selasa, 03 Januari 2012

Cara Untuk Set Up/Setting (Pengaturan) Router Pada Jaringan Rumah

Panduan ini menjelaskan cara mengatur router untuk jaringan komputer rumah. Nama-nama yang tepat pada pengaturan konfigurasi router jaringan memang berbeda-beda tergantung pada model dan apakah itu kabel atau nirkabel. Namun, prosedur umum ini akan memandu Anda melalui proses untuk jenis rumahan pada umumnya.

Tingkat kesulitan dalam pengaturan ini tergolong rata-rata, karena tidaklah terlalu sulit seperti yang anda bayangkan, untuk waktu sendiri yang anda butuhkan hanya sekitar 1 jam saja.


Inilah Cara Bagaimana Cara Set Up Router Anda:
  1. Pilih lokasi yang nyaman untuk mulai memasang router seperti ruang terbuka di lantai atau meja. Ini semua tidak perlu dijadikan lokasi permanen, sedangkan khusus untuk router nirkabel, Anda mungkin merasa perlu untuk kembali ke posisi unit awal karena sinyal tidak dapat mencapai semua area yang dibutuhkan. Pada awalnya, yang lebih baik untuk memilih lokasi mana itu yang termudah untuk bekerja dengan router dan jangan khawatir tentang penempatan akhir nanti.
  2. Hubungkan sumber tenaga listrik router, kemudian hidupkan router dengan menekan tombol power.
  3. (Opsional) Hubungkan modem internet Anda ke router. Sebagian besar jaringan modem terhubung melalui kabel Ethernet tapi koneksi USB sekarang sudah menjadi semakin umum. Kabel dihubungkan ke jack router bernama "WAN" atau "uplink" atau "Internet." Setelah menghubungkan kabel, pastikan untuk siklus power (mematikan dan menghidupkan kembali/restart) modem untuk memastikan router mengenalinya.
  4. Menghubungkan satu komputer ke router. Bahkan jika router model nirkabel, menghubungkan komputer ini pertamanya harus ke router melalui kabel jaringan. Menggunakan kabel saat instalasi router guana memastikan keandalan maksimum dari hardware tersebut. Setelah instalasi router nirkabel selesai, komputer dapat diubah ke sambungan nirkabel jika diinginkan.
  5. Buka tools administrasi router. Dari komputer yang terhubung ke router, pertama Anda harus membuka Web browser. Lalu masukkan alamat router untuk administrasi jaringan dalam bidang alamat Web dan tekan kembali untuk mencapai halaman home router.
  6. Kebanyakan router dapat dilihat dengan baik alamat Web "http://192.168.1.1" atau "http://192.168.0.1" Konsultasikan dokumentasi router Anda untuk menentukan alamat yang tepat untuk model router Anda. Perhatikan bahwa Anda tidak perlu koneksi internet untuk langkah ini.
  7. Login ke router. Halaman home router akan meminta Anda untuk memasukkan username dan password. Keduanya disediakan dalam dokumentasi router tersebut. Anda harus mengubah password router untuk alasan keamanan, tetapi lakukan ini setelah instalasi selesai untuk menghindari komplikasi yang tidak perlu selama konfigurasi dasar.
  8. Jika Anda ingin router Anda terhubung ke Internet, Anda harus memasukkan informasi koneksi internet ke dalam bagian konfigurasi router (lokasi yang tepat bervariasi). Jika menggunakan DSL Internet, Anda mungkin perlu memasukkan username dan password PPPoE. Demikian juga, jika Anda telah mengeluarkan alamat IP statis dengan operator Anda, IP statis (termasuk network mask dan gateway) yang telah diberikan kepada Anda oleh penyedia.
  9. Jika Anda menggunakan komputer utama atau jaringan yang lebih lama untuk menghubungkan ke Internet, Provider Anda mungkin meminta Anda untuk memperbarui alamat MAC dari router dengan alamat MAC perangkat Anda yang digunakan sebelumnya.
  10. Jika ini adalah router nirkabel, mengubah nama jaringan (sering disebut SSID). Sementara router default yang belum disetting, maka nama jaringan ditetapkan pada pabrik, Anda pasti tidak akan pernah ingin menggunakan nama ini pada jaringan Anda. Dan Anda pasti ingin merubahnya bukan?
  11. Verifikasi sambungan jaringan Anda telah berkerja antara satu komputer dengan router. Untuk melakukan ini, Anda harus memastikan bahwa komputer telah menerima informasi alamat IP dari router.
  12. (Jika ada) Pastikan satu komputer Anda dapat terhubung ke Internet dengan benar. Buka Web browser Anda dan mengunjungi beberapa situs internet seperti http://mekhels.com
  13. Menghubungkan komputer tambahan untuk router yang diperlukan. Jika menghubungkan secara nirkabel, pastikan nama jaringan (SSID) dari masing-masing komputer cocok dengan router.
  14. Tahap akhir adalah konfigurasikan fitur keamanan jaringan tambahan yang Anda diinginkan untuk menjaga sistem Anda terhadap penyerang Internet dalam dunia maya.

Tips:
Saat menghubungkan perangkat dengan kabel jaringan, pastikan setiap akhir kabel terhubung erat. Kabel longgar adalah salah satu sumber yang paling umum dari masalah-masalah dalam pengaturan jaringan.

Apa yang Anda Butuhkan
  • Sebuah router jaringan (nirkabel atau kabel)
  • Jaringan adapter diinstal pada semua perangkat untuk terhubung ke router
  • Modem Internet (opsional)
  • Web browser terinstall minimal satu komputer dalam jaringan

Read More >>

Senin, 07 November 2011

Solusi Sistem Wireless - Teknologi Wireless Menggunakan 4G (4 Generation)

4G (fourth-generation technology), sebuah Istilah yang pada umumnya sering digunakan untuk pengembangan yang mengacu pada telephone seluler.

4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah"3G and beyond". Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimediadapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya.

Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun juga terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau.

Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksiinternet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radiop transmisi seperti GSM, TDMA, CDMA2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluethoot dan seluler . Integrasi voicedan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.
 
Jaringan akses generasi ke-3 (3G) seperti WCDMA dan cdma2000 memiliki struktur jaringan yang kompleks dan perlu melibatkan banyak protokol untuk meng-cover seluruh sistemnya. Oleh sebab itu, jaringan akses generasi ke-4 (4G) diharapkan memiliki struktur yang lebih sederhana yang seluruhnya berbasis pada internet protocol (all-IP). Dengan berbasis pada IP, seluruh lalu lintas paket dalam jaringan akses dan jaringan backboneadalah seragam, tanpa perlu mengkonversikan satu protokol ke protokol lainnya .

Sebagian besar jaringan 3G pada dasarnya dibangun di atas jaringan selular circuit-switched, dimana mereka memiliki gerbang (gateways) sendiri untuk menterjemahkan paket-paket IP dari jaringan backbone.Jaringan 3G juga mempunyai protokol dan interfacesendiri-sendiri dalam berkomunikasi sesamanya. Ini menjadi masalah tersendiri dalam hal interoperability. Oleh sebab itu, untuk mengatasi berbagai masalah ini, jaringan 4G dirancang sebagai sebuah jaringan all-IP yang berbasis packet switched seperti halnya jaringan backbone berbasis IP seperti intranet (LAN, WLAN) dan internet.
 
Dalam rancangan pengembangannya, jaringan 4G mempunyai 2 visi yang berbeda. Pertama adalah jaringan 4G yang Revolusioner (4G-R), dimana dikembangkan sebuah sistem yang inovatif. Yang kedua adalah yang bervisi Evolusioner (4G-E), dimana jaringan 4G disini mempunyai kemampuan interworking dengan sistem-sistem jaringan yang telah ada.

Model interworking akan mengintegrasikan jaringan-jaringan selular, jaringan nirkabel metropolitan (wireless metropolitan area networks - WMANs), jaringan nirkabel lokal (local wireless local area networks -WLANs), dan jaringan nirkable personal (wireless personal area networks - WPANs). Model interworking ini meng-cover skenario jaringan masa depan yang terintegrasi dimana setiap orang dapat mengakses jaringan kapan saja (anytime), dari mana saja (anywhere), dan dengan cara apa saja (anyway). [sumber]
Read More >>

Kamis, 03 November 2011

Digital Imaging in Concept Art Photography

Maybe for some people the word "Digital Imaging" will sound a little strange in their ears, will be but in Art Photography, Digital Imaging into a work that is very importantand interesting. Because General Digital Imaging can be interpreted as "imageprocessing" Digital Images are processed to make it look more attractive. But alongwith the development of the Digital Sports. Digital Imaging narrowed in meaning, can also be interpreted as Imagination in digital form. Pouring into the painter'simagination canvas paintings. nah we as Digital Image Processing ideas orimagination that is in our brain with digital media as well.

Concept Art Photography

concept is an idea that we must look for nor do we find in this process, because all started from the concept, if we can find a concept or idea that is so beautiful, then we will be easy to perform a process of drawing.

Brought to concept

The idea or imagination that is in my head. I simply paint into the paper. so what will I do not get out of an idea that has been terkonsep. These are like early graffiti about the idea that.
Read More >>

Jumat, 21 Oktober 2011

Definisi Data Warehouse

I.1. Pengertian Data, Informasi dan Database
Sebelum kita membahas tentang data warehouse, hal yang harus dipahami terlebih dahulu yaitu pengertian tentang data,informasi dan database.

Menurut Steven Alter, data merupakan fakta,gambar atau suara yang mungkin atau tidak berhubungan atau berguna bagi tugas tertentu.

Menurut McLeod, data terdiri dari fakta-fakta dan angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai. Sedangkan informasi adalah data yang sudah diproses atau data yang memiliki arti.

Disini kita dapat melihat bahwa data merupakan suatu bentuk keterangan-keterangan yang belum diolah atau dimanipulasi sehingga belum begitu berarti bagi sebagian pemakai. Sedangkan informasi merupakan data yang sudah di olah sehingga memiliki arti.

Menurut James A. O’Brien Database adalah suatu koleksi terintegrasi dimana secara logika berhubungan dengan record dari file.

Menurut Fatansyah, Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan(redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Jadi Database adalah tempat penyimpanan data yang saling berhubungan secara logika, sehingga bisa digunakan untuk mendapatkan suatu informasi yang diperlukan oleh suatu organisasi atau perusahaan.
Sedangkan data yang diperoleh suatu organisasi atau perusahaan umumnya didapat dari kegiatan operasional sehari-hari atau hasil dari transaksi.

Dari perkembangan model database, muncullah apa yang disebut dengan data warehouse. 

I.2. Pengertian Data Warehouse
Pengertian Data Warehouse dapat bermacam-macam namun mempunyai inti yang sama, seperti pendapat beberapa ahli berikut ini :

Menurut W.H. Inmon dan Richard D.H., data warehouse adalah koleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek,terintegrasi,time-variant, dan bersifat tetap dari koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan management.

Menurut Vidette Poe, data warehouse merupakan database yang bersifat analisis dan read only yang digunakan sebagai fondasi dari sistem penunjang keputusan.

Menurut Paul Lane, data warehouse merupakan database relasional yang didesain lebih kepada query dan analisa dari pada proses transaksi, biasanya mengandung history data dari proses transaksi dan bisa juga data dari sumber lainnya. Data warehouse memisahkan beban kerja analisis dari beban kerja transaksi dan memungkinkan organisasi menggabung/konsolidasi data dari berbagai macam sumber.

Jadi, data warehouse merupakan metode dalam perancangan database, yang menunjang DSS(Decission Support System) dan EIS (Executive Information System). Secara fisik data warehouse adalah database, tapi perancangan data warehouse dan database sangat berbeda. Dalam perancangan database tradisional menggunakan normalisasi, sedangkan pada data warehouse normalisasi bukanlah cara yang terbaik.

Dari definisi-definisi yang dijelaskan tadi, dapat disimpulkan data warehouse adalah database yang saling bereaksi yang dapat digunakan untuk query dan analisisis, bersifat orientasi subjek, terintegrasi, time-variant,tidak berubah yang digunakan untuk membantu para pengambil keputusan.

I.3. Istilah-istilah yang berhubungan dengan data warehouse
Istilah-istilah yang berkaitan dengan data warehouse :
1. Data Mart
Adalah suatu bagian pada data warehouse yang mendukung pembuatan laporan dan analisa data pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan. 
2. On-Line Analytical Processing(OLAP)
Merupakan suatu pemrosesan database yang menggunakan tabel fakta dan dimensi untuk dapat menampilkan berbagai macam bentuk laporan, analisis, query dari data yang berukuran besar. 
3. On-Line Transaction Processing(OLTP)
Merupakan suatu pemrosesan yang menyimpan data mengenai kegiatan operasional transaksi sehari-hari. 
4. Dimension Table
Tabel yang berisikan kategori dengan ringkasan data detail yang dapat dilaporkan. Seperti laporan laba pada tabel fakta  dapat dilaporkan sebagai dimensi waktu(yang berupa perbulan, perkwartal dan pertahun). 
5. Fact Table
Merupakan tabel yang umumnya mengandung angka dan data history dimana key (kunci) yang dihasilkan sangat unik, karena key tersebut terdiri dari foreign key(kunci asing) yang merupakan primary key (kunci utama) dari beberapa dimension table yang berhubungan. 
6. DSS
Merupkan sistem yang menyediakan informasi kepada pengguna yang menjelaskan bagaimana sistem ini dapat menganalisa situasi dan mendukung suatu keputusan yang baik.
Read More >>

Sabtu, 15 Oktober 2011

Happy Monkey: Pengertian dan Konsep Dasar Data Mining

Happy Monkey: Pengertian Data Mining dan Konsep Dasar Data Mining: Data Mining adalah Serangkaian proses untuk menggali nilai tambah berupa informasi yang selama ini tidak diketahui secara manual dari suatu basisdata dengan melakukan penggalian pola-pola dari data dengan tujuan untuk memanipulasi data menjadi informasi yang lebih berharga yang diperoleh dengan cara mengekstraksi dan mengenali pola yang penting atau menarik dari data yang terdapat dalam basisdata.

Data mining biasa juga dikenal nama lain seperti : Knowledge discovery (mining) in databases... more
Read More >>

Minggu, 09 Oktober 2011

Instalasi Windows XP (Tutorial)

Sebelum menginstall ulang computer atau laptop, beberapa perangkat yang dibutuhkan antara lain Laptop atau komputer yang akan diinstall, cd installer Windows XP, serta beberapa cd driver laptop atau komputer.  

Langkah pertama nyalakan PC atau komputer lalu masukkan cd installer windows, cd harus dimasukkan pas pertama kali booting, jika sudah terlanjur masuk ke windows, restart komputer.

1.    Tunggu beberapa saat hingga pada layar laptop tertulis bacaan : Press any key to boot from CD…..
Gambar 4.13 Booting CD

Read More >>

Kamis, 06 Oktober 2011

Pengenalan UML dalam RPL

UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa untuk menetukan, visualisasi, kontruksi, dan mendokumentasikan artifact (bagian dari informasi yang digunakan atau dihasilkan dalam suatu proses pembuatan perangkat lunak. Artifact dapat berupa model, deskripsi atau perangkat lunak) dari system perangkat lunak, seperti pada pemodelan bisnis dan system non perangkat lunak lainnya.

UML merupakan suatu kumpulan teknik terbaik yang telah terbukti sukses dalam memodelkan system yang besar dan kompleks. UML tidak hanya digunakan dalam proses pemodelan perangkat lunak, namun hampir dalam semua bidang yang membutuhkan pemodelan.

Read More >>

Senin, 03 Oktober 2011

Tugas Dari Bu EVI DWI (RPL)

Bagi mahasiswa yang mengambil kuliahnya Bu Evi Dwi, silahkan download file dibawah ini..
Download File Tugas

Please feedback..

Read More >>